Tari Payung Anak-Anak Down Syndrome: Sentuhan Istimewa di Perayaan HUT Korpri ke-53 Kota Padang
Anak-anak Down Syndrom Tampil Elegan di acara HUT Korpri 53 tahun
D'On, Padang – Malam di Lapangan Apeksi, Kantor Balaikota Padang, Aia Pacah, menjadi saksi dari momen istimewa dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-53. Pada acara yang meriah ini, Yayasan B'Jess Foundation, sebuah pusat pembinaan dan pelatihan untuk anak-anak dengan Down Syndrome, memberikan persembahan luar biasa melalui penampilan Tari Payung oleh anak-anak binaannya.
Tarian tradisional yang sarat akan makna ini sukses mencuri perhatian masyarakat yang hadir. Gerakan anggun para penari cilik Down Syndrome, meski sederhana, penuh ketulusan dan semangat, menciptakan suasana haru sekaligus kagum. Penampilan mereka tidak hanya menjadi hiburan tetapi juga menginspirasi, menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya.
Penampilan yang Memukau dan Dihargai Tinggi
Gemuruh tepuk tangan dan sorak sorai penonton menggema di lapangan ketika anak-anak ini selesai menari. Warga Kota Padang yang hadir tidak segan-segan memberikan apresiasi, membuktikan bahwa seni memiliki kemampuan menyatukan hati tanpa memandang perbedaan.
Kepala Yayasan B'Jess Foundation, Anita Ratnasari, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. "Saya sangat senang dan berterima kasih kepada panitia Gebyar HUT Korpri yang telah memberikan kesempatan ini kepada anak-anak kami. Penampilan ini adalah bukti bahwa mereka memiliki potensi luar biasa yang layak mendapat ruang di masyarakat," ujarnya penuh haru.
Anita menambahkan, keikutsertaan anak-anak Down Syndrome dalam acara ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sebagai bentuk edukasi sosial. "Kami ingin masyarakat menyadari bahwa anak-anak dengan Down Syndrome memiliki bakat dan potensi yang luar biasa. Dengan dukungan yang tepat, mereka bisa menunjukkan kemampuan yang mungkin selama ini tidak disadari oleh banyak orang," katanya.
Harapan Akan Kesetaraan dan Kesempatan
Lebih jauh, Anita mengungkapkan harapannya kepada Pemerintah Kota Padang agar ke depan, keterlibatan anak-anak disabilitas semakin diperhatikan dalam berbagai kegiatan resmi pemerintah. Menurutnya, acara seperti HUT Korpri ini adalah platform yang sangat baik untuk memperkenalkan bakat-bakat luar biasa dari anak-anak berkebutuhan khusus kepada khalayak luas.
"Saya berharap Pemko Padang dapat terus membuka pintu bagi kami untuk berpartisipasi dalam acara-acara resmi lainnya. Kami ingin masyarakat lebih memahami bahwa anak-anak Down Syndrome tidak hanya mampu berkontribusi, tetapi juga membawa nilai-nilai positif melalui karya mereka," harap Anita.
Langkah Kecil Menuju Perubahan Besar
Penampilan Tari Payung ini bukan hanya tentang seni dan budaya. Lebih dari itu, ini adalah langkah kecil menuju kesadaran yang lebih besar tentang pentingnya inklusivitas dalam masyarakat. Kehadiran anak-anak Down Syndrome di panggung besar seperti ini menjadi simbol harapan, bahwa setiap individu, dengan segala keunikannya, memiliki tempat untuk bersinar.
Melalui acara seperti ini, Kota Padang menunjukkan komitmennya untuk mendukung kesetaraan dan keberagaman. Semoga langkah kecil ini terus menjadi awal dari perubahan besar, di mana setiap anak—dengan segala kelebihan dan kekurangannya—mendapatkan ruang untuk berkarya dan dihargai.
HUT Korpri ke-53 tahun 2024 telah meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir, bukan hanya karena kemeriahannya, tetapi juga karena pesan inklusi yang begitu kuat. Perjalanan panjang untuk menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan menghargai perbedaan masih terus berlangsung, namun momen seperti ini adalah bukti nyata bahwa langkah ke arah itu sudah dimulai.
(Mond)
#HUTKorpri #Padang