Breaking News

Gus Miftah Tanggapi Video Lama yang Singgung Yati Pesek: “Saya Bisa Apa, Insyaallah Hubungan Tetap Baik”

Vidio Lama Gus Miftah Dengan Yati Pesek Kembali Viral (Foto: Tangkapan Layar Vidio Viral)

D'On, Sleman –
Nama Miftah Maulana Habiburrahman, atau yang lebih dikenal dengan Gus Miftah, kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Setelah sebelumnya disorot karena pernyataan kontroversialnya dalam sebuah pengajian di Magelang, Jawa Tengah, kini video lama saat dirinya berdakwah kembali diungkit publik. Dalam video tersebut, Gus Miftah melontarkan komentar yang dianggap merendahkan seniman legendaris Yati Pesek.

Video yang viral itu memperlihatkan Gus Miftah berbicara dalam nada bercanda, namun bagi sebagian orang, ucapannya dianggap melewati batas. Dalam potongan video tersebut, Gus Miftah mengatakan, “Saya itu bersyukur Bude Yati jelek, makanya jadi sinden. Kalau cantik jadi lo**e.” Tak hanya itu, ia juga melontarkan candaan mengenai susu kedaluwarsa dan menyebut kata bajingan, sembari menyentuh lengan Yati Pesek yang saat itu mengenakan hijab. Reaksi Yati Pesek dalam video tersebut memperlihatkan ketidaknyamanan, meski ia tetap tersenyum di hadapan audiens.

Respons Gus Miftah: “Itu Video Lama, Saya Bisa Berbuat Apa?”

Ketika video tersebut kembali viral, Gus Miftah pun akhirnya angkat bicara. Dalam konferensi pers di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, DIY, pada Jumat (6/12), ia menyatakan tak bisa berbuat banyak atas viralnya video yang sudah berusia bertahun-tahun itu.

"Itu video lama yang kembali diungkit. Saya bisa berbuat apa? Kalau itu dianggap merendahkan, saya mohon maaf. Tapi, insyaallah hubungan saya dengan Bude Yati tetap baik," ujar Gus Miftah dengan nada tenang.

Ia menegaskan bahwa ia tidak berniat melukai hati Yati Pesek ataupun merendahkan martabatnya. Sebagai tambahan, Gus Miftah mengaku telah berkomunikasi dengan perantara, Abah Syarif Hidayatullah, untuk menjalin kembali silaturahmi dengan sang seniman.

"Insyaallah, saya akan bertemu langsung dengan beliau untuk meminta maaf secara pribadi dan menjernihkan situasi," katanya. Ia juga menyebutkan filosofi yang sering dipegangnya, "Orang baik pasti punya masa lalu, dan orang jelek pasti punya masa depan."

Yati Pesek: Sosok Multitalenta yang Menginspirasi

Yati Pesek, yang namanya turut terseret dalam kontroversi ini, adalah seorang seniman serba bisa yang mewarnai dunia seni pertunjukan Jawa. Ia dikenal mahir dalam seni sinden, sekaligus memiliki kemampuan melucu yang memukau. Kharismanya di atas panggung membuatnya menjadi salah satu ikon seni tradisional Jawa yang dihormati.

Tak hanya dikenal di kalangan masyarakat biasa, kiprahnya juga mendapat pengakuan dari Keraton Surakarta. Pada 2009, ia dianugerahi gelar bangsawan Kangjeng Mas Ayu Tumenggung Walitodiningrum, sebuah penghargaan yang menegaskan kontribusinya dalam melestarikan seni dan budaya Jawa.

Kontroversi yang Memicu Refleksi

Kasus ini menjadi pengingat bahwa candaan dalam konteks publik, terutama yang menyangkut figur berpengaruh, dapat menuai interpretasi berbeda. Gus Miftah, yang dikenal sebagai pendakwah dengan gaya santai dan humoris, kini dihadapkan pada tantangan untuk menjelaskan maksud dan latar belakang ucapannya.

Namun, dalam situasi ini, langkahnya untuk berkomunikasi langsung dengan Yati Pesek menjadi sinyal positif bahwa ia berusaha menjaga hubungan baik, sekaligus menunjukkan itikad untuk memperbaiki keadaan.

Kasus ini tidak hanya menjadi pelajaran bagi Gus Miftah, tetapi juga bagi publik, bahwa pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan sesuatu, terlebih di era digital yang memungkinkan segala hal viral dalam hitungan detik. Bagi Yati Pesek, reputasinya sebagai seniman tetap tak tergoyahkan. Ia adalah simbol dedikasi terhadap seni Jawa yang tak lekang oleh waktu.

Meski kontroversi ini mencuat, baik Gus Miftah maupun Yati Pesek tampaknya memilih jalan damai untuk menyelesaikan persoalan ini. Barangkali, inilah cermin dari nilai luhur budaya Jawa yang mengedepankan harmoni dalam setiap aspek kehidupan.

(Mond)

#GusMiftah #YatiPesek #Kontroversi #Viral