9 Tips Mengatasi Mabuk Perjalanan Saat Mudik Lebaran dengan Efektif
Ilustrasi
Dirgantaraonline - Mudik Lebaran adalah tradisi tahunan yang dinanti-nantikan, tetapi bagi sebagian orang, perjalanan panjang bisa menjadi tantangan karena mabuk perjalanan. Kondisi ini terjadi akibat ketidakseimbangan antara apa yang dilihat mata dan apa yang dirasakan oleh sistem keseimbangan di telinga bagian dalam, sehingga menyebabkan pusing, mual, dan bahkan muntah. Jika Anda termasuk orang yang sering mengalami mabuk perjalanan, berikut adalah sembilan tips mendalam yang bisa membantu Anda menikmati perjalanan mudik dengan lebih nyaman.
1. Pilih Posisi Duduk yang Tepat
Posisi duduk sangat berpengaruh terhadap kemungkinan mabuk perjalanan. Berikut beberapa pilihan terbaik:
- Mobil atau bus: Duduk di bagian depan agar pandangan lebih stabil.
- Kereta api: Pilih kursi yang menghadap ke arah perjalanan agar tubuh lebih mudah beradaptasi.
- Pesawat: Duduk di dekat sayap pesawat untuk merasakan lebih sedikit turbulensi.
- Kapal laut: Pilih tempat duduk di tengah kapal, karena bagian ini lebih stabil dibandingkan bagian depan atau belakang.
Hindari duduk menghadap ke belakang atau di bagian yang lebih banyak guncangan.
2. Fokus pada Pandangan Jauh dan Stabil
Mata berperan penting dalam menjaga keseimbangan tubuh. Saat Anda membaca atau melihat sesuatu yang bergerak cepat (seperti ponsel atau buku), otak menerima sinyal yang berbeda dari telinga bagian dalam, yang memicu mabuk perjalanan. Untuk mengatasi ini:
- Fokuslah pada objek yang diam di kejauhan, seperti jalanan lurus atau cakrawala.
- Hindari menatap layar ponsel atau membaca dalam perjalanan.
3. Atur Pola Napas dan Relaksasi
Teknik pernapasan yang baik bisa membantu mengurangi rasa mual:
- Tarik napas dalam-dalam melalui hidung selama 4 detik.
- Tahan napas selama 4 detik.
- Hembuskan perlahan melalui mulut selama 6-8 detik.
- Ulangi beberapa kali untuk menenangkan tubuh.
Relaksasi juga penting. Dengarkan musik yang menenangkan atau lakukan meditasi ringan agar tubuh lebih rileks.
4. Konsumsi Makanan Ringan Sebelum dan Selama Perjalanan
Kondisi perut yang terlalu kosong atau terlalu penuh bisa memperburuk mabuk perjalanan. Untuk itu:
- Makan dalam porsi kecil sebelum perjalanan, hindari makanan berlemak atau terlalu pedas.
- Pilih makanan ringan seperti biskuit, roti, atau buah segar.
- Jika merasa mual, makan permen jahe atau mengunyah permen mint untuk menenangkan perut.
5. Hindari Bau yang Menyengat
Indera penciuman sangat sensitif saat mabuk perjalanan. Bau yang kuat bisa memperparah mual, seperti:
- Bau bensin atau asap rokok.
- Aroma makanan yang menyengat, seperti gorengan atau durian.
- Parfum atau wewangian yang terlalu tajam.
Gunakan minyak aromaterapi seperti lavender atau peppermint untuk membantu menenangkan sistem saraf.
6. Gunakan Obat Anti Mabuk Jika Diperlukan
Jika Anda memiliki riwayat mabuk perjalanan yang parah, obat anti mabuk bisa menjadi solusi:
- Antihistamin seperti dimenhydrinate (Dramamine) atau meclizine dapat membantu mengurangi gejala.
- Obat herbal seperti ekstrak jahe juga bisa digunakan sebagai alternatif alami.
Minum obat sesuai dosis yang dianjurkan dan konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.
7. Manfaatkan Teknik Akupresur
Teknik akupresur telah digunakan selama berabad-abad untuk mengatasi mual dan mabuk perjalanan. Salah satu titik yang bisa ditekan adalah titik P6 (Nei-Kuan), yang terletak di pergelangan tangan bagian dalam, sekitar tiga jari dari lipatan pergelangan tangan.
- Tekan titik ini dengan ibu jari selama 2-3 menit dengan tekanan ringan hingga sedang.
- Ulangi pada kedua tangan saat merasa mual.
Anda juga bisa menggunakan gelang akupresur khusus yang tersedia di pasaran.
8. Istirahat dan Tidur yang Cukup
Kurang tidur dapat memperburuk mabuk perjalanan. Sebelum perjalanan:
- Pastikan Anda tidur minimal 6-8 jam sebelumnya.
- Jika memungkinkan, tidurlah selama perjalanan untuk mengurangi efek mabuk.
Saat tidur, tubuh lebih rileks dan otak tidak terlalu fokus pada gerakan kendaraan, sehingga risiko mual berkurang.
9. Gunakan Ventilasi yang Baik
Udara segar sangat membantu mengurangi mual. Jika memungkinkan:
- Buka jendela kendaraan agar udara segar masuk.
- Gunakan AC dengan suhu yang nyaman, tidak terlalu panas atau dingin.
Hindari duduk di ruangan tertutup dengan sirkulasi udara yang buruk, karena bisa memperburuk kondisi mabuk perjalanan.
Mabuk perjalanan memang bisa mengganggu kenyamanan saat mudik, tetapi dengan menerapkan tips di atas, Anda bisa menguranginya secara efektif. Persiapan yang baik, seperti memilih posisi duduk yang tepat, menjaga pola makan, serta menggunakan teknik pernapasan dan akupresur, dapat membuat perjalanan lebih nyaman. Jangan ragu mencoba beberapa metode sekaligus untuk menemukan cara yang paling cocok bagi Anda.
Dengan persiapan yang matang, perjalanan mudik bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan, bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Selamat mudik dan semoga perjalanan Anda lancar dan bebas dari mabuk perjalanan!
(Rini)
#TipsMudik #Mudik #Gayahidup #Lifestyle #Global