Serka Holmes Bunuh Warga Deli Serdang: 4 Buron Diburu!
Serka Holmes S dihadirkan di Polrestabes Medan dalam rangka rekonstruksi kasus pembunuhan warga Deli Serdang
D'On, Deli Serdang, Sumatera Utara – Kasus pembunuhan sadis yang menimpa Andreas Sianipar (44), warga Deli Serdang, terus bergulir dengan fakta-fakta baru yang mengejutkan. Peristiwa ini menyeret nama seorang oknum TNI, Serka Holmes, yang kini ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kodam I Bukit Barisan. Polisi pun bergerak cepat, menetapkan total sembilan tersangka dalam kasus ini. Namun, hingga kini, empat di antaranya masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
5 Tersangka Dibekuk, 4 Orang Masih Diburu
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, dalam konferensi pers pada Senin (24/3), mengungkapkan bahwa dari sembilan tersangka yang telah ditetapkan, baru lima orang yang berhasil diamankan. Mereka adalah:
- Juariah – Istri Serka Holmes
- Ferian Azhar
- Faisal
- M. Fatta Indra
- Chirs Jovan
Sementara itu, empat tersangka lainnya masih berkeliaran, memicu upaya pencarian besar-besaran oleh pihak kepolisian. Selain para tersangka yang telah diidentifikasi, muncul pula keterlibatan lima orang tak dikenal (OTK) dalam kasus ini. Identitas mereka masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik.
Kronologi Penculikan hingga Pembunuhan Keji
Tragedi berdarah ini bermula pada Minggu (8/12) dini hari. Andreas Sianipar diculik di sebuah gang di Kecamatan Medan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Tanpa bisa melawan, ia digiring menuju rumah dinas Serka Holmes di Asrama Abdul Hamid.
Di tempat itulah mimpi buruk bagi Andreas dimulai. Ia mengalami siksaan kejam oleh Serka Holmes dan belasan orang lainnya. Jeritan kesakitannya menarik perhatian warga sekitar, yang mulai berkumpul di lokasi.
Dalam upaya menutupi aksinya, Serka Holmes mencoba menggiring opini massa. Ia berteriak bahwa Andreas adalah anggota geng motor yang kerap meresahkan warga. Pernyataan ini sempat membuat massa terpancing untuk turut menghakimi korban.
Namun, saat mendekat, beberapa warga justru menyadari ada yang janggal. Mereka mendengar perdebatan antara pelaku dan korban yang bukan membahas soal geng motor, melainkan permasalahan pribadi terkait sebuah mobil. Sadar bahwa kejadian ini bukan tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku kriminal, warga akhirnya membubarkan diri.
Sayangnya, situasi ini tidak membuat siksaan terhadap Andreas berhenti.
Tiga Babak Penyiksaan Brutal
Penderitaan Andreas berlanjut hingga pukul 03.00 WIB. Sejenak, aksi penganiayaan berhenti, namun bukan berarti ia terbebas dari ancaman. Pukul 10.00 WIB, kekejaman kembali dimulai.
Ia dipukul, ditebas, hingga lehernya dijerat. Tak hanya itu, luka yang diderita semakin parah setelah ia mengalami siksaan demi siksaan tanpa belas kasihan. Hingga akhirnya, pada pukul 15.30 WIB, Andreas yang sudah tak berdaya, diikat lalu dibuang ke wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Nasib tragis ini menambah daftar panjang kasus main hakim sendiri yang berujung maut.
Polisi dan TNI Bergerak: Kejar 4 DPO dan Ungkap Peran OTK
Kasus ini memicu perhatian luas, baik dari masyarakat maupun institusi penegak hukum. Pihak kepolisian bekerja sama dengan TNI dalam memburu empat tersangka yang masih berkeliaran. Sementara itu, lima orang tak dikenal yang turut berperan dalam penyiksaan Andreas masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
AKBP Bayu Putro Wijayanto menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut tuntas kasus ini dan memastikan semua pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. “Kami terus melakukan pengejaran terhadap para DPO. Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan untuk bersembunyi,” ujarnya.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi aparat penegak hukum. Keterlibatan oknum TNI dalam aksi brutal ini kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat berharap, keadilan dapat ditegakkan tanpa pandang bulu, dan kekejaman seperti ini tidak terulang lagi.
Sementara itu, keluarga Andreas Sianipar masih berduka atas kepergian tragis sang kepala keluarga. Mereka menuntut keadilan dan berharap pelaku dihukum seberat-beratnya.
Akankah keempat buronan segera tertangkap? Dan siapa sebenarnya lima orang tak dikenal yang ikut terlibat dalam kejadian ini? Polisi dan TNI terus bergerak, sementara masyarakat menanti kejelasan atas kasus yang mengguncang Deli Serdang ini.
(Mond)
#OknumTNIBunuhWarga #SerkaHolmes #TNI #Pembunuhan